Sekar Budaya Nusantara, Bangkitnya Gerakan Budaya Nusantara (Bende, September 2004) Reviewed by Momizat on . [box type="info" font="arial"]diskripsi singkat[/box] Bangkitnya  Gerakan  Budaya  Nusantara Oleh : Pendiri & Pemrakarsa Sekar Budaya Nusantara, Ibu Nani So [box type="info" font="arial"]diskripsi singkat[/box] Bangkitnya  Gerakan  Budaya  Nusantara Oleh : Pendiri & Pemrakarsa Sekar Budaya Nusantara, Ibu Nani So Rating: 0
You Are Here: Home » Percikan Pemikiran » Sekar Budaya Nusantara, Bangkitnya Gerakan Budaya Nusantara (Bende, September 2004)

Sekar Budaya Nusantara, Bangkitnya Gerakan Budaya Nusantara (Bende, September 2004)

diskripsi singkat

Bangkitnya  Gerakan  Budaya  Nusantara

Oleh : Pendiri & Pemrakarsa Sekar Budaya Nusantara, Ibu Nani Soedarsono.

              Sekar Budaya Nusantara  (SBN) didirikan pada tanggal 11 September 2002 yang dikukuhkan dengan akte Notaris Hassanal Yani AA,SH Nomer 3  tanggal 16 Desember 2002. Didirikan oleh Ibu Nani Soedarsono atas dasar kepeduliannya terhadap kader dan pelaku budaya di seluruh wilayah Nusantara yang dalam kemajuan modernisasi makin terpuruk dan tersisihkan.

Fenomena dari kondisi masyarakat Indonesia yang sejak mengalami krisis tahun 1997 yang lalu hingga kini telah mengakibatkan terjadinya banyak perubahan pada perilaku dan karakter masyarakat yang cenderung semakin jauh dari nilai moral dan filosofi dari budaya asli bangsa kita sendiri.

Usaha untuk proses pembenahan baik melalui jalur politik . ekonomi, bahkan jalur sosial-pun belum menghasilkan  perubahan positif. Ternyata untuk merubah kembali perilaku dan karakter bangsa memang memerlukan suatu gerakan dan proses pendidikan yang terprogram dan terus menerus, agar masyarakat terutama generasi mudanya menjadi terbiasa yang secara berangsur tumbuh menjadi suatu bentuk budaya yang baru yang lebih baik dari yang ada saat ini.

Pendekatan melalui jalur budaya adalah satu-satunya yang diharapkan akan dapat  menyentuh dan menumbuhkan kehidupan rasa cinta damai, keindahan, kelembutan dan rasa welas asih yang mampu menepis dan mencairkan gerakan-gerakan yang mengandung kekerasan dan konflik akibat krisis politik, ekonomi dan sosial seperti kemiskinan.

Dengan Motto “ Tan Hannah Dharma Mangrwa” sekar Budaya Nusantara melaksanakan misinya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa Indonesia, yaitu dengan melakukan sosialisasi nilai budaya ,melalui pagelaran, seminar/sarasehan, diskusi dan penelitian serta penerbitan buku dan majalah yang dilaksanakan secara simultansehingga diharapkan akan mampu meletakan kembali budaya asli sebagai referensi logis dalam pemahaman nilai-nilai budi pekerti masyarakat Indonesia.

Anggota Sekar Budaya Nusantara sangat beragam yang semuanya mempunyai kesamaan visi dan minat, baik dari kalangan para budayawan, para pengamat budaya, para pelaku budaya atau seniman-seniman yang ”educated” maupun yang “otodidak”. Sampai dengan tahun 2004 ini. Jumlah keanggotaan yang telah terdaftar mencapai 195 orang anggota. Diharapkan dengan berkumpulnya wadah Sekar Budaya Nusantara , mereka akan mampu membuat semacam “sinergy”, sehingga diharapkan Sekar Budaya Nusantara  secara berangsur akan menjadi semacam “center of excellence” budaya Nusantara.

Untuk dapat melaksanakan misi  dan program-programnya serta sekaligus mampu membiayai sendiri, Sekar Budaya Nusantara akan menangani kegiatan-kegiatan yang memerlukan persyaratan administrating  formal dan juga dalam ,melaksanakan kegiatan yang bersifat komersial.

 

Kegiatan yang dilaksanakan

  1. 1.    Pada masa awal saat  Sekar Budaya Nusantara masih berupa “embrio”, yaitu  sekitar bulan Juni 2002, orientasi kegiatan masih terbatas pada pemahaman atas “life cycle” kegiatan “tobong” yaitu organisasi Wayang Orang Bharata, Wayang Orang Sri Wedari, Wayang Orang Ngesti Pandhawa, dan lainnya. Keterlibatan kegiatan Sekar Budaya Nusantara yang masih embrio lebih banyak pada “data colecting” sebagai bahan untuk melangkah menjadi salah satu lembaga terdepan yang peduli terhadap budaya asli bangsa Indonesia.

 

  1. 2.   Pada bulan September 2002, bersama SENAWANGI, Sekar Budaya Nusantara mempergelarkan seni pertunjukan panggung wayang orang di TVRI station Pusat Jakarta dengan formatnya yang dikemas dengan memanfaatkan teknologi cinematografi. Kegiatan ini berjalan sampai Desember 2002 dan menghasilkan 4 episode yang kesemuanya telah mendapat Hak Cipta dari Departemen Kehakiman dan HAM Republik Indonesia.

 

  1. 3.   Pada sepanjang Januari sampai Desember 2003, Sekar Budaya Nusantara memberanikan diri untuk berkarya nyata dalam sosialisasi budaya tradisional dengan langsung mengadakan kontrak kerjasama pagelaran wayang orang di TVRI sebanyak 23 episode. Produk sinematografi wayang orang ini lebih disempurnakan formatnya dibanding 2002. Sekar Budaya Nusantara juga berhasil menampilkan wayang orang Kraton Yogjakarta dalam format yang  berbeda dan jenis-jenis seni tradisional daerah lainnya yang ditata ulang agar mampu memenuhi perkembangan selera masyarakat saat ini. Produk cinematografi wayang orang inipun telah seluruhnya memperoleh Hak Cipta dari Pemerintah.

 

  1. 4.   Sekar Budaya Nusantara sangat peduli pada “regenerasi”, sehingga pada bulan Februari 2003, didirikan “Diklat Tari dan Karawitan”  khusus untuk anak-anak. Saat ini anggota Diklat berjumlah 80 orang anak didik. Dalam waktu singkat ternyata pemahaman dan pendalaman mereka dalam seni wayang orang  baik  tari maupun karawitan sangat luar biasa, mereka tidak sekedar dilatih gerak fisik saja, tetapi pendidikan rohani dan budi pekerti yang sangat kental dalam pewayangan dapat diserap dengan baik.

 

  1. 5.   Pada bulan September 2003, Sekar Budaya Nusantara memproduksi VCD dan VCD yang telah memperoleh Hak Ciptanya sebanyak 27 episode. Untuk pengembangan dan memenuhi kebutuhan International telah diproduksi DVD dengan pengantar dan terjemahan Bahasa Inggris. Kegiatan ini adalah atas permintaan banyak pihak bahwa VCD dan DVD ini sangat diperlukan mereka karena paling tidak untuk dapat menunjukkan pada anak-anak  generasi muda bahwa Indonesia mempunyai suatu budaya tradisional yang adi luhung hasil karya para pujangga Nusantara dahulu kala yang ternyata sangat universal nilai filosofinya serta tidak lekang ajarannya karena perubahan zaman dan arus modernisasi. Untuk mendapat VCD Wayang Orang Sekar Budaya Nusantara, dapat memesan langsung di telepon 021-7994684 dan faksimili 021-7992238.

 

  1. 6.   Kegiatan rutin Sekar Budaya Nusantara sejak Januari 2003 sampai saat ini adalah Sarasehan “Bedah Budaya” yang diselenggarakan setiap 35 hari sekali tepat setiap malam Jumat kliwon yang dihadiri oleh seluruh anggota Sekar Budaya Nusantara dan narasumber antaralain Bp.Solichin (Ketua Senawangi), Bp.Gunawan Sumodiningrat (sekretaris KPK) , Bp.Luluk Purwanto (Dirjen PLN), Bp.Sri Hastanto (Deputi Seni Dan Film, Dep. Kebudayaan & Pariwisata), Bp.Deddy Luthan (Seniman Tari), Bp.Kies Slamet (Pelaku Seni Tradisional), Bp.Trituti Rachmadi (Seniman Pedalangan) dan tokoh lain yang masih banyak lagi. Kegiatan sarasehan ini cukup menjadi kegiatan penting khususnya dalam proses “penggalian” nilai luhur budaya bangsa. Dari sarasehan bedah budaya tersebut diharapkan para anggota Sekar Budaya Nusantara akan professional di profesinya.

 

  1. 7.   Wayang orang Sekar Budaya Nusantara ternyata menjadi salah satu acara yang menyebabkan TVRI mendapat penghargaan dari Pemerintah sebagai Media Layar Kaca yang mampu memberikan Sajian Budaya terbaik . pada bulan januari sampai mei 2004, dilaksanakan produksi cinematografi wayang orang sebanyak 6 episode, yang seluruhnya juga telah mendapat Hak Cipta dari Pemerintah.

 

  1. 8.   Selain produksi sinematografi wayang orang , Sekar Budaya Nusantara (SBN) juga melakukan kegiatan “Live Show” wayang orang di Gedung Kesenian Jakarta, dengan tujuan agar penampilan para seniman wayang lebih maksimal karena “durasi” yang tersedia cukup leluasa dibanding pada pagelaran melalui media layar kaca. Kegiatan ini digelar juga atas permintaan para pengemar di Jakarta yang cukup banyak dan menhendaki sajian langsung yang dapat melibatkan secara interaktif antara penonton dengan para pemainnya. Kegiatan live show ini telah dilaksanakan pada tanggal 7 februari 2004 dengan cerita Talirasa-Rasatali, dan tanggal 9 april 2004 dengan cerita Arjuna Kembar. Pada tanggal 11 Juli 2004 dengan sajian Drama Tari Anak-anak dengan cerita Menyambut Mentari pagi dalam rangka hari Anak Nasional. Setiap Pagelaran Wayang Orang Live Show selalu melibatkan Diklat dan Karawitan sebagai acara pembuka.

 

  1. 9.   Pada tanggal 13 februari 2004 telah diadakan kerjasama dengan Pemda Jawa Tengah dalam mengembangkan dan melestarikan budaya tradisional khususnya Jawa Tengah, Dalam kesepakatan tersebut Gubernur Jawa Tengah mengharapkan pada tahun 2004 paling sedikit 1 kali SBN diminta untuk mempersembahkan pagelaran live show sebelum tutup tahun atau sebelum memasuki tahun anggaran 2005-2006.

 

  1. 10.    Pada bulan Juni 2004, Sekar Budaya Nusantara diminta pemerintah melalui Departemen Kebudayaan & Pariwisata untuk mengikuti Indonesia Performance Art Mart (IPAM) di Bali. Keikutsertaan tidak hanya pada penyelengaraan pameran seni tradisional, tetapi juga terlibat dalam forum business meeting dan melakukan performancewayang orang dengan cerita Wahyu Cakraningrat.

 

  1. 11.  Pada tanggal 10 Agustus 2004,  Sekar Budaya Nusantara diminta oleh Departemen Pertahanan Dan Keamanan RI untuk menyajikan suatu format sosialisasi “Bela Negara” dalam kemasan Tutur Canda para Panakawan yang menjadi penutup program pembekalan bagi para PNS antar Departemen.

 

12. Pada tanggal 13 Agustus 2004, Sekar Budaya Nusantara tampil secara live show di panggung terbuka yang diselenggarakan pemerintah DKI Jakarta, dalam rangka Pekan Museum Wayang II tahun 2004 dengan , menyajikan cerita Gatotkaca Kembar .

 

13.Pada tanggal 17 Agustus 2004, Sekar Budaya Nusantara tampil dalam acara resepsi peringatan hari Kemerdekaan Indonesia ke 59 di Istana Negara dengan menyajikan Campur Sari Sekar Purba laras mengantar pertemuan Ibu Presiden Megawati dengan para Veteran, Janda Pahlawan & para Perintis Kemerdekaan.

 

14.Pada tanggal 24 Agustus 2004, Sanggar Tari dan karawitan Anak-anak yang dibina oleh Sekar Budaya Nusantara, diminta menampilkan kemampuan memainkan gamelan di Gedung Kesenian Jakarta pada acara pelestarian budaya Indonesia-Italia.

 

15. Pada tanggal 9 September 2004, menyambut 2 tahun usia Sekar Budaya Nusantara, diadakan kegiatan Wayang Maestro di Pendopo Duren Tiga dengan menampilkan para Maestro dan Seniman Senior wayang orang, sebagai wujud apresiasi generasi muda terhadap professionalisme seni budaya tradisional. Dilanjutkan 9 oktober 2003 promo Ketoprak Sejarah dan peluncuran Majalah Bende.

 

16. Pada tanggal 10-14 September, Tim Sekar Budaya Nusantara yang didukung oleh para ahli sejarah dan arkeologi dari laboratorium Silpin 103 Universitas Indonesia melakukan observasi ke Musium-musium peninggalan sejarah Majapahit, dalam rangka persiapan produksi Ketoprak Sejarah Majapahit.

 

17. Sekar Budaya Nusantara memahami untuk melancarkan proses sosialisasi budaya tradisional Nusantara, perlu di garap pula melalui media cetak seperti “Majalah”. Bertepatan dengan usia ke dua, Sekar Budaya Nusantara telah meluncurkan Majalah “Bende” pada 9 Oktober 2004 suatu warta budaya terpercaya yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan wawasan budaya professional.

 

 

18.Kegiatan pagelaran Wayang Orang bersama dengan TVRI sedang ditata kembali untuk menghadapi periode tahun 2005. Sedangkan untuk program Ketoprak Sejarah akan diusahakan penyiarannya melalui Stasiun Televisi Swasta.

 

 

19.Menjelang akhir semester II tahun 2004 ini. Sekar Budaya Nusantara akan menyelenggarakan Live Show di Pendopo Duren Tiga Jakarta, yang diselenggarakan khusus untuk menjamu wisatawan nasional maupun international yang menghendaki sajian seni tradisional Indonesia beserta jamuan makanan tradisional khas masing-masing.

 

  1. 20.   Pada tahun 2005  telah disepakati akan diselenggarakan pagelaran Wayang Orang Sekar Budaya Nusantara dengan jadwal tetap di gedung Kesenian Jakarta setelah kegiatan renovasi gedung kesenian selesai dilaksanakan

 

Semua Kegiatan yang telah dilaksanakan, merupakan suatu rangkaian pengabdian yang tulus dari segenap anggota dan pengurus Sekar Budaya Nusantara dalam usaha melestarikan dan mengembangkan budaya tradisional, layaknya bunga yang di rangkai saling mengait dengan indahnya (Sekar Rinonce). SBN turut membangun nuansa baru yang indah, damai dan bermatabat bagi bangsa Indonesia. (Doddy)

About The Author

Number of Entries : 384

Leave a Comment

© 2011 Powered By SekarBudayaNusantara by SBN Team

Scroll to top